Artikel

Bertahan Hingga Satu Milenium, Berkah Al-Azhar Dijaga Rasulullah

24 Feb 2021 04:06 WIB
1558
.
Bertahan Hingga Satu Milenium, Berkah Al-Azhar Dijaga Rasulullah

Al-Azhar beberapa kali hendak dihancurkan dan ditiadakan oleh orang-orang jahat dalam sejarah, namun alhamdulillah Allah selalu menjaganya.

Ketika kaum Mongol hendak membumi hanguskan Mesir, Allah mengirim Sultan Qutuz untuk memerangi mereka di Ain Jalut.

Menurut keterangan beberapa syeikh al-Azhar, ketika terjadi peperangan itu, Syeikh Izuddin Abdussalam, Sulthanul Ulama membaca Shahih al-Bukhari beserta para ulama yang lain di al-Azhar. Dengan izin Allah, Sultan Qutuz dapat memukul mundur pasukan Mongol yang terkenal bengis itu. Mesir selamat, al-Azhar otomatis selamat.

Pada saat penjajahan Perancis ke Mesir, Napoleon Bonaparte berencana menghancurkan al-Azhar dengan membunuh setiap hari 5 ulama al-Azhar! Hampir ribuan lebih ulama al-Azhar dibunuh.

Syeikh Athhar sampai-sampai pergi ke Damaskus dan Syeikh al-Baijuri balik ke kampung halamannya demi menghindari keganasan begal penjajah Perancis. Napoleon hendak menyuruh pasukannya menghancurkan al-Azhar pada malam hari. Namun Allah gagalkan rencana itu.

Pada masa penjajahan Inggris, al-Azhar hendak ditutup oleh para penjajah. Namun sekali lagi, Allah tetap menjaga al-Azhar.

Gamal Abdel Nasser berencana menutup al-Azhar. Tapi tak lama kemudian Allah mengirim Presiden Ahmad Soekarno untuk membatalkan rencana tersebut.

Kita bertanya-tanya, apa yang membuat al-Azhar bertahan hingga 1080 tahun, di kala kejayaan Baghdad dan Andalusia hanya bertahan selama 800 tahun dan 700 tahun?

Ya, al-Azhar dijaga Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Banyak para kekasih Allah yang bermimpi Rasulullah berkunjung ke al-Azhar. Syeikh Abu al-Mawahib al-Syadzili sempat bermimpi Rasulullah berada di suthuh (atap) al-Azhar.

Di al-Azhar pernah diadakan majelis shalawat Nabi selama 47 tahun oleh Syeikh Ali al-Syuni, guru Syeikh Abdul Wahab Sya'rani. Dengan berkah shalawat itulah, serta keberkahan Ahlul Bait Rasulullah saw di Mesir, Sayyidina Husain, Sayyidah Zainab, Sayyidah Nafisah  yang barangkali sampai saat ini dijaga Allah dan Rasulullah. Semoga al-Azhar dijaga hingga akhir zaman.

وأين أطلالُ بغدادٍ وأنــــــــــدلسٍ

وا دِمْنَتَاهُ وَبيتِ الحكمةِ اندرسوا

أبكى الزمانُ عيونًا مـن تفارقها

أحِبَّةً وهُمُ في البينِ قدْ يئسوا

هذا هو الأزهرُ احفَظه إلـى أبَدٍ

يا رب يا ربِّ ذا ما كنت ألتمسُ

Mana kenangan indah Baghdad, Bait al-Hikmah dan kenangan indah Andalusia?

O, sisa-sisa kenangan! Mereka telah hilang

Zaman telah membuat menangis mata

Tatkala mereka berpisah dengan para kekasih.

Mereka telah menyerah pasrah pada perpisahan

Ya Rabb, jagalah al-Azhar hingga akhir zaman, inilah pintaku!

Madinatul Buuts, 23 Januari 2021

Syihab Syaibani
Syihab Syaibani / 11 Artikel

Asal Pulau Dewata Bali. Sekarang menempuh studi di Universitas al-Azhar Kairo Mesir. Menyukai talaqqi, ziarah dan syair Arab.

Arif syuhada akhbar
02 July 2023
Assalamu'alaikum std apa benar kalau kita dapat nyusun silsilah keluarga yang ber "Said" dan bertemu dengan nabi apakah itu akan dipermudahkan untuk ke sana *al azhar khairo ? Afwan
Arif syuhada akhbar
02 July 2023
Assalamu'alaikum std apa benar kalau kita dapat nyusun silsilah keluarga yang ber "Said" dan bertemu dengan nabi apakah itu akan dipermudahkan untuk ke sana *al azhar khairo ? Afwan

Baca Juga

Pilihan Editor

Saksikan Video Menarik Berikut: