Telegram versi 5.8 dengan fitur add people nearby memungkinkan sesama pengguna aplikasi untuk bertukar kontak berdasarkan lokasi. Fitur ini juga memungkinkan pengguna Telegram untuk menemukan grup terdekat berdasarkan lokasi.

Sayangnya, fitur add people nearby ini malah membuat para pengguna Telegram perempuan menerima pesan menjengkelkan dari orang asing di sekitarnya. Bahkan tidak jarang isi pesan tersebut malah melecehkan.

Gara-gara fitur add people nearby ini, banyak juga pengguna yang mengeluh karena menerima pesan-pesan aneh yang mengandung unsur penipuan.

Dilansir dari Akhbarelyom, Darul Ifta Mesir memperingatkan perihal penyalahgunaan fitur people nearby di aplikasi medsos Telegram.

Dalam pernyataannya, Darul Ifta mengimbau kepada pengguna media sosial untuk saling menjaga privasi mereka. Para pengguna medsos harus paham dan mengikuti syarat dan ketentuan dari sebuah medsos untuk melindungi data privasi mereka.

Darul Ifta juga menekankan, para peretas dan pelaku kriminal lainnya akan dikenakan tindak pidana sesuai hukum pemerintah yang berlaku.

Syariat Islam sangat menekankan pentingnya menjaga privasi yang bersifat integral dan berkaitan hak asasi manusia. Lembaga Fatwa Mesir ini menjelaskan bahwa hal tersebut termasuk dalam salah satu maqashid syariat, yaitu hifdzu al-‘irdhi alias menjaga kehormatan.

Lembaga Fatwa Mesir ini juga menerangkan, meretas privasi termasuk dalam perbuatan menguntit atau mencari aib (tatabu’i al-aurot) yang dilarang oleh Islam. Islam mengutuk pelaku serta menjanjikan balasan yang mengerikan untuk perbuatan tersebut.

Allah SWT telah berfirman untuk tidak mencari-cari kesalahan orang lain dalam salah satu ayatnya,

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

"Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hujurat: 12).

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi RA juga disebutkan,

وعن ابن عمر رضي الله عنهما، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: "من تتبع عورة أخيه تتبع الله عورته، ومن تتبع الله عورته يفضحه ولو في جوف رحله"، قال: ونظر ابن عمر يومًا إلى البيت أو إلى الكعبة فقال: ما أعظمك وأعظم حرمتك! والمؤمن أعظم حرمة عند الله منك. رواه الترمذي.

Hadits di atas menceritakan bahwa Ibnu Umar ra., pernah mendengar Rasulullah SAW. bersabda, “Barangsiapa yang mencari-cari aib saudara muslimnya maka Allah akan mencari-cari aibnya, dan barangsiapa yang Allah cari aibnya, niscaya Allah akan menyingkap kejelekannya meski dia sedang berada di dalam rumahnya sekalipun.”

Suatu hari Ibnu Umar ra, melihat Ka’bah. Sahabat tersebut lantas berkata, “Betapa agungnya dirimu, wahai Ka’bah. Betapa agungnya kehormatanmu! Tetapi sungguh seorang mukmin lebih mulia darimu di sisi Allah SWT.”

Imam Tirmidzi menyebutkan bahwa hadits di atas bersifat Hasan.

Di akhir penjelasan fatwanya, Darul Ifta beranggapan fitur add people nearby ini bisa menimbulkan dampat tersembunyi dalam masyarakat.

Dampak tersebut muncul apabila etika yang diajarkan Islam dan etika umum dipisah oleh teknologi. Lamat-lamat masyarakat akan dibawa ke kehancuran dan degradasi moral.

Maka dari itu, Lembaga Fatwa Mesir mengajak selurut umat Islam untuk selalu menerapkan pamduan moral etika dalam menggunakan gawai dan produk teknologi apapun.