Kisah

Masuk surga karena kucing

09 Mar 2023 04:20 WIB
1144
.
Masuk surga karena kucing Rahmat Allah tak disangka-sangka.

Dalam Shahih Bukhari dan Muslim, ada sebuah hadits yang menceritakan seorang perempuan yang masuk neraka karena ia mengurung seekor kucing.

Kucing tersebut tidak diberi makan, dan juga tidak dibiarkan untuk mencari makan. Dalam Musnad Imam Ahmad ada tambahan riwayat yang mengatakan bahwa Rasulullah melihat perempuan tersebut menggigiti kemaluannya.

Di zaman yang lain, dengan cerita yang berbeda. Diriwayatkan oleh Ibnu 'Asakir tentang kisah seorang ulama sufi yang bernama Abu Bakr Al-Syibli. Beberapa teman dekatnya mimpi setelah beberapa saat kematian Al-Syibli dan bertanya tentang keadaannya di alam kubur.

Al-Syibli menjawab, “Allah telah mengampuni dosa-dosaku. Tapi bukan karena keikhlasanku dalam ibadah, bukan karena perkumpulanku dengan orang-orang shalih, bukan juga karena aku rajin dalam menuntut ilmu. Padahal kegiatan yang seperti ini yang terlintas dibenakku akan menyelamatkanku nanti di hadapan Allah.”

Ia meneruskan, “Dan ternyata Allah memberikan kasih saying-Nya dan mengampuni dosaku karena dulu suatu saat aku pernah melintas di suatu daerah di Baghdad, dan melihat ada kucing yang sedang kedinginan. Kucing itu menempel dari satu dinding ke dinding yang lain untuk mencari kehangatan. Akhirnya aku ambil kucing tersebut dan aku masukan ke dalam jubah agar ia dapat merasakan kehangatan.”

Kisah di atas saya sederhanakan melalui dialog asy-Syibli.

Kisah-kisah yang demikian, terlepas anda mempercayainya atau tidak, tapi makna yang disampaikan benar adanya. Ada banyak sekali amalan-amalan sederhana yang bahkan tidak pernah terlintas dibenak akan menyelamatkan kita di akhirat ternyata ia yang menjadi pion terdepan yang menjadi sebab turunnya kasih sayang Allah.

Dalam hadis riwayat Muslim:

لا تحقرن من المعروف شيئا ولو أن تلقى أخاك بوجه طليق

“Jangan pernah meremehkan kebaikan sekecil apapun, meskipun hanya sekedar bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang sumringah.”

Fahrizal Fadil
Fahrizal Fadil / 75 Artikel

Mahasiswa Indonesia di Mesir, asal dari Aceh. Saat ini menempuh studi di Universitas Al-Azhar, Fakultas Bahasa dan Sastra Arab. Aktif menulis di Pena Azhary. Suka kopi dan diskusi kitab-kitab turats.

Baca Juga

Pilihan Editor

Saksikan Video Menarik Berikut: