Tokoh

Mengenal Nabiyullah Hanzhalah

10 Mar 2021 01:45 WIB
435
.
Mengenal Nabiyullah Hanzhalah

Nabi Hanzhalah bukanlah termasuk hitungan 25 Nabi yang wajib diketahui. Dengan mengacu pada beberapa riwayat yang mengatakan jumlah nabi sebanyak 100.000 dan riwayat lain menyebutkan jumlahnya sampai 120.000 Nabi. Adapun rasul, beberapa riwayat menyatakan jumlahnya sebanyak 313.

Hal itu tidak menutup kemungkinan masih banyak lagi Nabiyullah yang tidak bisa dipastikan berpa banyak jumlahnya berdasarkan ayat Qur'an yang berbunyi:

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِّن قَبْلِكَ مِنْهُم مَّن قَصَصْنَا عَلَيْكَ وَمِنْهُم مَّن لَّمْ نَقْصُصْ عَلَيْكَ ۗ وَمَا كَانَ لِرَسُولٍ أَن يَأْتِيَ بِآيَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ فَإِذَا جَاءَ أَمْرُ اللَّهِ قُضِيَ بِالْحَقِّ وَخَسِرَ هُنَالِكَ الْمُبْطِلُونَ

"Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak dapat bagi seorang rasul membawa suatu mukjizat, melainkan dengan seizin Allah; maka apabila telah datang perintah Allah, diputuskan (semua perkara) dengan adil. Dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil." (QS. Ghafir: 78)

Nama, Nasab dan Asal Usul Nabi Hanzhalah AS.

Belíau adalah Nabiyullah Hanzhalah bin Shafwan AS. Namun mengenai asal usul Nabi Hanzhalah, terdapat beberapa pendapat para ulama dan pakar sejarah yang berbeda versi:

Di antara ulama ada yang menuturkan bahwa beliau, Nabiyullah Hanzhalah bin Shafwan termasuk anak keturunan Nabi Isma'il bin Ibrahim AS., dan diutus oleh Allah Swt untuk Ashabur Ras (kaum Ras). Mereka juga merupakan keturunan Isma'il bin Tbrahim. Mereka terdirí dari dua kabilah, yaitu Adman dan Yaamin, menurut satu pendapat bernama Ra'wil dan bertempat di Yaman. Kemudian Nabi Hanzhalah pun melaksanakan perintah Allah di antara mereka, namun mereka malah membunuhnya. 

Pendapat lain mengatakan bahwa Ashabur Ras ini berasal dari Himyar.

Nabi Hanzhalah berasal dari keluarga al-Aqyun yang diutus kepada kaum al-Ras di wilayah Hadhramaut.

Beberapa catatan menjelaskan bahwa Nabi Hanzhalah AS. adalah dari sekian para Nabi yang terlahir dalam keadaan telah di khitan. Termasuk di antaranya  Nabi kita Muhammad Saw. Berkenaan keberadaan kaum Nabi Hanzhalah AS., Para mufassir berpendapat—menurut Imam al-Baghawi—diriwayatkan oleh Abu Rauq dari Dhahhaq Bahwa sumur ini -Bi'ir Mua'thalah- terletak di Hadhramaut di satu daerah yang disebut; Hadura', mereka dari empat ribu orang yang beriman kepada Nabi Shaleh yang selamat dari azab. Mengungsi ke Hadramaut bersama Nabi Shaleh As. 

Tatkala mereka sampai, wafatlah Nabi Shaleh, dan daerah itu dinamai Hadramaut; karena sesampainya Nabi Shaleh ke daerah ini, beliau wafat. Lalu kaum Nabi Shaleh bertempat di daerah "Sumur Mati" hingga mereka mampu memakmurkan tempat tersebut. Namun setelah beberapa kurun, mereka beralih menyembah patung dan menjadi kafir, lalu Allah mengutus satu Nabi yang bernama Hanzhalah bin Shafwan. Beliau sabar atas perilaku mereka, lalu ia dibunuh di pasar, lalu Allah memberhentikan sumur mereka dan dihancurkan pula istana-istana mereka hingga lenyap. 

Sejarah Nabi Hanzhalah AS.

Nabi Hanzhalah hidup di antara masyarakat yang keras. Tidak luput pula cobaan demi cobaan beliau alami dalam misi membumikan ajaran Allah Swt. Didustakan, dicela hingga nyawa beliau pun terkorbankan. Pada satu catatan menegaskan bahwa pernah tertulis pada nisan makam Nabi Hanzhalah kalimat; "Saya Hanzhalah bin Shafwan, utusan Allah, aku dikirim kepada Bani Himyar dan Hamdan serta Arab dari penduduk Yaman, mereka mendustakanku hingga membunuhku". 

Setelah beliau didustakan hingga dibunuh, Allah mengirimkan kepada kaum nya banjir bandang yang menghancurkan mereka hingga bangunannya. Abu Al-Hasan Al-Kisa'i dalam kitabnya "Mubtada' Al-Khalq" Ka'bul Ahbar mengatakan: "Ashabur Ras berkembang ketururan di Hadhramaut, mereka membangun bangunan kota sepanjang 40 mil, dengan panjang yang sama. 

Mereka juga membuat saluran air dari dalam tanah yang dinamai dengan Ras dan dinisbatkan pada pemiliknya. Mereka juga mendirikan sebuah rumah panjang di dalamnya mereka khusyu' menyembah Allah, tuhan semesta alam, kemudian diceritakan bahwa iblis datang mengatakan, "Sesungguhnya Allah tidak membutuhkan ibadah kalian, maka sembahlah berhala" kemudian mereka murtad dan menyembah berhala-berhala.”

Diutusnya Nabi Hanzhalah, As membawa pesan syariat Allah untuk menuntun umat Ras kembali jalan yang benar, namun pembangkangan dilakukan oleh kaum ini hingga akhirnya dibinasakan

Letak Maqbarah Nabi Hanzhalah AS.

Di sebelah barat daerah Bour, tepatnya di dataran rendah pegunung barat, terdapat sebuah kuburan yang dikatakan sebagai pusara Nabi Hanzhalah bin Shafwan, Nabi dari keluarga al-Aqyun yang diutus kepada kaum al Rash di wilayah Hadhramaut-Yaman. Hingga saat ini makam Nabiyullah Hanzhalah AS. masih ada. 

Anehnya, di samping kuburannya terdapat sebuah kuburan lagi yang sama panjangnya mencapai sekitar 60 dzira' (kurang lebih 20 meter) dan sama sepertinya makam Nabi-Nabi yang ada di Hadramaut lainnya.

Beberapa bukti-bukti yang menguatkan bahwa kaum al Rash pernah ada di Hadramaut, di antaranya:

Firman Allah Swt. di dalam al-Qur'an Surat Al-Furqan ayat 38:

وَعَادًا وَثَمُودَ وَأَصْحَابَ الرَّسِّ وَقُرُونًا بَيْنَ ذَٰلِكَ كَثِيرًا 

"Dan (Kami binasakan) kaum 'Aad dan Tsamud dan penduduk Rass dan banyak (lagi) generasi-generasi di antara kaum-kaum tersebut." (QS. Al-Furqan: 38) 

Gandengan nama kaum Al Ras dengan kaum 'Aad dan Tsamud, mengindikasikan bahwa mereka, kaum ar-Ras pernah menduduki Hadramaut setelah kaum 'Aad dan Tsamud. Hal ini dikatakan oleh sebagian ulama seperti al Muzani dan Tbnu Abi Hurairah dari Syafi'iyyah, Abi Musa dari Hanafiyyah dan lainnya dengan hujah "dalalatul iqtiron" (indikasi sambungan) dalam ayat tersebut.

Dalam kitab "Kharidatul Ajaib" menjelaskan bahwa Hadramaut terletak disebelah timur negeri Yaman, dan disana terdapat Ashabur Ras, kaum daripada Nabi Hanzhalah AS.

Dalam kitab "al Iklil" juz pertama, Al-Hamdany berkata al Harits bin Qahthan bin Hud mempunyai keturunan bernama Qaynan, mereka dipanggil "al-Aqyun". Mereka termasuk dari golongan Himyar yaitu sekelompok masyarakat dari kaum Hanzhalah bin Shafwan.

Pendapat seorang muhaddits terkenal, Muhammad bin Ahmad Aqilah didalam karyanya "Nuskhatu al-Jud fii al Akhbar 'an al-Wujud"; orang-orang yang beriman kepada Shaleh As. mereka pergi ke negara Yaman. Sebagian dari mereka bertempat di 'Aden, mereka adalah kaum Bi'ir Mua'tholah (Sumur Mati), dan sebagian lainnya ke Hadramaut, yaitu kaum Qashr Masyid (ahli dalam arsitektur bangunan tinggi). Dan tidak beberapa lama dari kurun mereka, terdapat Ashabur Ras yang menempat di Hadramaut.

Pendapat Al-Maydany mengatakan bahwa Ashabur Rass memiliki gunung bernama Damkh Diutusnya Nabi Hanzhalah, As membawa pesan syariat Allah untuk menuntun umat Ras kembali jalan yang benar, namun pembangkangan dilakukan oleh kaum ini hingga akhirnya dibinasakan. Wallahu a’lam bisshowab.


Faisal Zikri
Faisal Zikri / 26 Artikel

Pernah nyantri di Daarul 'Uulum Lido Bogor. Sekarang meneruskan belajar di Imam Shafie Collage Hadhramaut Yaman. Suka membaca, menulis dan sepakbola.

Baca Juga

Pilihan Editor

Saksikan Video Menarik Berikut: