Artikel

Permainan Kata-kata

24 Jul 2021 07:48 WIB
900
.
Permainan Kata-kata

Meskipun fungsi utama bahasa adalah sebagai alat komunikasi dan ekspresi, para pengguna bahasa tidak mengabaikan adanya fungsi lain dari sebuah bahasa yaitu untuk permainan. Hal ini bahkan sudah dikenal para pengguna bahasa sejak ribuan tahun lalu, Senda gurau dengan bermain kata-kata merupakan salah satu hiburan yang tidak jarang dipakai oleh para pengguna bahasa.

Penggunaan permainan ucap kata yang menyulitkan adalah salah satu bentuk dari permainan yang sering digunakan untuk menguji ketepatan atau bahkan untuk mempermainkan dan menertawakan orang lain.

Dalam khazanah bahasa Jawa kita mengenal ucapan yang sering dijadikan tantangan bagi anak kecil yaitu:

"Laler menclok nang lore rel"

(Lalat hinggap di utara rel)

Dalam khazanah bahasa Indonesia, ada ungkapan yang sering kita dengar atau bahkan kita mencoba mengucapkannya dengan cepat yaitu:

"Kuku-kuku kakiku kaku-kaku"

Dalam bahasa Arab sejak ribuan tahun lalu, para pujangga Arab juga menyusun syair yang karena sulitnya diucapkan tiga kali berturut-turut tanpa salah dianggap sebagai syair yang disusun oleh Jin.

Yaitu bait syair yang terkenal berikut:

وقَبْرُ حَرْبٍ بِمَكانٍ قَفْرٍ  *  وَلَيْسَ قُرْبَ قَبْرِ حَرْبٍ قَبْرُ

Jika anda bisa mengucapkan 3 kali secara runtut tanpa salah, maka anda lebih hebat dari orang Arab.

Kata-kata lain yang sering dipakai sebagai permainan uji kata oleh orang Arab adalah sebagai berikut:

١- أرنَبْنَا في مَنْوَرْ أنوَرْ وأرْنَبْ أنْوَرْ في مَنْوَرْنا

٢- بَطَّتُنا بَطَّتْ بَطْنَ بَطَّتِكُمْ كَما بَطَّتْ بَطَّتُكُمْ بطْنَ بَطَّتِنا

٣- جِدَارُ دارِ طِيْن دَارِنا أكبَرُ مِنْ جِدَارِ دَار طِيْن جَارِنَا

٤- سِتي سَلْسَلَتْني بِسلْسِلَةِ سَيِّدَتِيْ

٥- مَرَقَة رَقَبَة بَقَرَة بَرَكات ومَرَقَة رَقَبَةِ بَقَرَتِي أحْسَن مِنْ مَرَقَة رَقَبَةِ بَقَرَتِهِم

Dan masih banyak lagi dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Tantangan pengucapannya biasanya antara 3 sampai 10 pengucapan dengan cepat tanpa jeda, kalau untuk orang Arab tentu saja tanpa membaca, tapi untuk kita, dengan membaca pun mungkin juga kesulitan.

Jika tanpa salah sama sekali, maka dianggap sukses dalam mengontrol tata ucap kalimat dengan baik.

Contoh lain yang nampak mudah tapi sulit diucapkan beberapa kali tanpa jeda adalah: شَعْبَان شَبْعَان.

Silakan dicoba.


Afifudin Dimyathi
Afifudin Dimyathi / 9 Artikel

Nama lengkapnya Dr. KH. Muhammad Afifuddin Dimyathi, Lc., MA. Menyelesaikan jenjang sarjana di Universitas Al-Azhar Mesir, dan jenjang magister serta doktoral di Sudan. Kini mengasuh Pondok Tahfidzul Quran, Hidayatul Quran, Darul Ulum, Peterongan, Jombang.

Baca Juga

Pilihan Editor

Saksikan Video Menarik Berikut: