Berita

Syeikh Al-Azhar Santuni Korban Kecelakaan Kereta Api di Mesir

28 Mar 2021 05:22 WIB
299
.
Syeikh Al-Azhar Santuni Korban Kecelakaan Kereta Api di Mesir

Grand Syeikh Al-Azhar As-Syarif Dr. Ahmad Thayyib, turut menyampaikan belasungkawa yang teramat dalam kepada para korban kecelakaan kereta api yang terjadi pada Jumat pagi (26/3) di distrik Tanta, kota Sohag, Mesir.

Imam Besar Al-Azhar itu mendoakan agar keluarga koban diberi kesabaran dan untuk para korban yang masih kehilangan kesadaran, supaya segera siuman dan lekas sembuh.

Ketua Majelis Hukama Al-Muslimin itu juga memberikan santunan sebesar 50.000 LE kepada seluruh keluarga yang meninggal dalam kecelakaan kereta tersebut.

Dilansir dari almasry alyoum, tabrakan kereta ini terjadi pada hari Jumat, 26 Maret, antara kereta nomor 157 jurusan Sohag - Alexandria dengan kereta nomor 2011 jurusan Kairo - Aswan,  365 kilometer dari selatan ibu kota Kairo.

Laporan terbaru menyatakan, sebanyak 32 orang meninggal dan 91 lainnya luka-luka dalam kecelakaan tersebut.

Kecelakaan ini menelan puluhan jiwa ini dan memaksa 46 perjalanan pulang-pergi kereta lainnya untuk berhenti.

Dr. Khaled Mujahid, Asisten Menteri Sosial dan Kesehatan, sebagai juru bicara resmi kementerian, mengatakan bahwa segera setelah kecelakaan itu, 72 ambulans langsung dikerahkan.

“Mobil-mobil ambulans segera dikerahkan untuk mengangkut seluruh korban, baik yang sudah meninggal ataupun luka-luka, ke rumah sakit evakuasi, yaitu: Rumah Sakit Umum Sohag, Sohag Education, Tahta, dan Maragha,” tambah Khaled.

Sementara itu, Penasihat Hukum Hamada Al-Sawy, Jaksa Penuntut Umum, memerintahkan dibukanya penyelidikan darurat atas kecelakaan dua kereta yang bertabrakan di Sohag.

Jaksa Penuntut Umum juga mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tim dari Jaksa Penuntut Umum segera menuju ke tersebut untuk segera memulai investigasi.

Menurut keterangan otoritas kereta api Mesir, beberapa individu tak dikenal mengaktifkan rem darurat secara mendadak di salah satu KA. Walhasil, kereta di belakangnya tidak sempat mengerem dan menabrak kereta di depannya dalam kecepatan tinggi.

Presiden Mesir Abdul Fattah Al-Sisi mengecam keras pelaku insiden ini.

"Siapapun yang menyebabkan insiden menyakitkan ini, entah karena keteledoran, korupsi atau sejenisnya, harus menerima hukuman keras tanpa terkecuali!" tulis dia dalam akun resminya di Twitter, Sabtu (27/3) pagi.

Sultan Nurfadel
Sultan Nurfadel / 21 Artikel

Seorang mahasiswa Al-Azhar jurusan Akidah dan Filsafat. Warga Sunda yang mengaku sebagai calon presiden 2029.

Baca Juga

Pilihan Editor

Saksikan Video Menarik Berikut: