Prof. Dr. Muhammad Ibrahim Al-Ashmawy, Guru Besar Ilmu Hadits di Universitas Al-Azhar Mesir mengatakan ada tanda-tanda seseorang telah keluar dari manhaj Al-Azhar yang moderat.

Berikut tanda-tanda telah keluarnya seseorang dari manhaj wasathiyah (moderat) Al-Azhar Asy-Syarif:

  1. Memfitnah dan menghujat metodologi akidah para ulama mazhab Asy'ari.
  2. Memfitnah dan menghujat tasawuf dan seluruh tokohnya tanpa terkecuali.
  3. Meninggalkan mazhab-mazhab fikih yang diakui dan ganti mengikuti apa yang secara serampangan disebut sebagai “Fikih Dalil”.
  4. Seringkali menjadikan pendapat Ibnu Taimiyah dan model pemahamannya sebagai pijakan dalam semua hal, walaupun terdapat pendapat ulama lain yang lebih pakar dan lebih diakui keilmuannya.
  5. Bersikap ekstrim dan fanatik berlebihan.
  6. Sering mengucapkan istilah-istilah seperti: tauhid, syirik, bid’ah, penyembah kuburan, thogut.
  7. Lantang menyampaikan penolakan dan pengingkaran terhadap para ulama mazhab Asy'ari dan para sufi dengan mencela dan menuduh mereka telah melanggar Sunnah bahkan sampai pada level mengkafirkan mereka.
  8. Gemar menyalahkan orang lain yang berbeda pandangan dengannya serta selalu memonopoli klaim kebenaran
  9. Bersikap keras terhadap pihak-pihak yang berbeda darinya bahkan sampai mengeluarkan mereka dari agama.
  10. Mementingkan simbol-simbol beragama tanpa mengambil (mendalami) substansi ajarannya.
  11. Tidak mengakui sistem negara dan institusi-instistusi di dalamnya, walaupun secara lahir pura-pura mengakuinya karena adanya kepentingan.

Ini adalah beberapa tanda dari mereka yang telah menyimpang dari metode keilmuan Al-Azhar. Jadi, jika kalian melihat sikap seperti itu pada mereka, sesungguhnya mereka bukanlah Azhari, mereka memakai jubah dan peci Al-Azhar serta menduduki beberapa jabatan di sana.