Banyak umat muslim di dunia ini yang merindukan dan ingin sekali bisa bertemu dengan Rasulullah SAW walau hanya lewat mimpi. Hampi tidak ada yang tidak ingin bisa mimpi bertemu Rasulullah.

Sehingga, tak sedikit yang bertanya kepada para ulama bahkan meminta amalan tertentu agar bisa mimpi bertemu Rasulullah SAW. Habib Ali Al-Jufri misalnya, pernah ditanya perihal tips-tips agar bisa bertemu dengan Baginda Nabi Muhammad SAW.

Beliau mengatakan bahwa anugerah Tuhan semacam ini didapat dengan memohon, jika benar-benar memohon. “Memohon sepenuhnya kepada Allah SWT, solusi akan terbuka,” kata beliau.

"Ada empat hal yang terbukti, sering saya memberitahukan kepada yang bertanya," ujar beliau.

Habib Ali Al-Jufri buru-buru menyambung ucapannya, "Dahulu para masyaikh mengatakan bahwa ada empat hal yang jika sering dilakukan secara kontiyu dan terus-menerus, maka orang itu pasti akan mendapat kemuliaan dapat melihat Baginda Nabi SAW."

"Kita masing-masing punya wirid shalawat pada Nabi Saw," jelas beliau.

Kemudian Habib Ali Al-Jufri mengutip penjelasan Imam Al-Hafidz As-Sakhawi, penulis kitab Al-Qaul Al-Badi' fi Ash-Shalat ‘ala Al-Habib Asy-Syafi bahwa minimal memperbanyak shalawat pada Nabi Muhammad Saw adalah 300 kali dalam sehari semalam.

Tidak berhenti sampai di situ, sahabat sekaligus murid Habib Umar bin Hafidz Yaman ini menjelaskan lebih lanjut bahwa yang perlu diperhatikan juga agar bisa mimpi bertemu Rasulullah SAW adalah bukan sekadar memperbanyak shalawat pada beliau tapi juga mengagungkan sunnah beliau, seperti cara makan dan minumnya Rasulullah Saw bahkan termasuk cara beliau keluar masuk rumah.

Selengkapnya, silakan simak paparan Habib Ali Al-Jufri yang menjelaskan tentang cara supaya bisa mimpi bertemu Rasulullah SAW dalam video yang telah diterjemahkan oleh Tim YouTube sanad media.

Habib Ali Zainal Abidin bin Abdurrahman Al-Jufri merupakan ikon dai sunni yang kiprahnya tidak hanya di dunia Islam, tetapi juga di dunia Barat. Beliau adalah salah satu ulama rujukan tingkat internasional dan disegani oleh ulama besar dunia Islam. Beliau lahir di Jeddah pada hari Jumat  20 Safar 1391 H(16 April 1971).