Scroll untuk baca artikel
Ramadhan kilatan
Pendaftaran Kampus Sanad
Artikel

‎Sinergi Ekoteologi: 112 Mahasiswi IIQ Jakarta Siap Mengabdi di 7 Desa Kecamatan Jonggol

Avatar photo
63
×

‎Sinergi Ekoteologi: 112 Mahasiswi IIQ Jakarta Siap Mengabdi di 7 Desa Kecamatan Jonggol

Share this article
‎Sinergi Ekoteologi: 112 Mahasiswi IIQ Jakarta Siap Mengabdi di 7 Desa Kecamatan Jonggol
‎Sinergi Ekoteologi: 112 Mahasiswi IIQ Jakarta Siap Mengabdi di 7 Desa Kecamatan Jonggol

‎‎Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta resmi memulai perhelatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) tahun 2026 di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Acara pembukaan bersama yang menjadi gerbang awal pengabdian masyarakat ini berlangsung khidmat di Balai Kecamatan Jonggol pada Senin, 6 Juli 2026.

‎Kegiatan KKL yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 3 hingga 31 Juli 2026 ini menerjunkan sedikitnya 112 mahasiswi dari berbagai disiplin ilmu. Para peserta lintas jurusan tersebut berasal dari program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Hukum Ekonomi Syariah (HES), Manajemen Zakat dan Wakaf (MZW), Pendidikan Agama Islam (PAI), hingga Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

‎Selama satu bulan penuh, mereka akan tersebar untuk mengabdi dan berkolaborasi di tujuh desa strategis di wilayah Kecamatan Jonggol, meliputi Desa Sukasirna, Desa Sukanegara, Desa Sukamaju, Desa Jonggol, Desa Singajaya, Desa Sukamanah, dan Desa Singasari.

‎Dipandu secara dinamis oleh duet Master of Ceremony (MC), Putri Nabila dan Fatimatun Nabilah Al-Azizah, pembukaan KKL ini berjalan dengan penuh antusiasme. Suasana nasionalisme dan semangat akademis bergelora saat seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars IIQ Jakarta secara serempak, dipimpin oleh Bunga Saskia selaku dirigen.

‎Dalam sambutannya, Helsa Tria Munawaroh selaku perwakilan mahasiswi KKL, menegaskan tekad seluruh peserta untuk mentransformasikan teori bangku kuliah menjadi aksi nyata yang bermanfaat bagi warga.

‎ “Kuliah Kerja Lapangan bukan hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga menjadi sarana bagi kami untuk mengimplementasikan ilmu yang telah kami peroleh selama perkuliahan. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat, meskipun mungkin dalam bentuk yang sederhana. Kami juga berharap kehadiran kami di tujuh desa dapat menjadi awal terjalinnya silaturahmi yang baik antara Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta dengan masyarakat Kecamatan Jonggol,” ujar Helsa.

‎Gayung bersambut, Dr. Ahmad Hawasi, M.Ag., yang memberikan sambutan sebagai perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kecamatan Jonggol, menitipkan para mahasiswi secara langsung kepada aparatur pemerintah dan tokoh masyarakat setempat.

‎ “Kami titip anak-anak kami kepada Bapak/Ibu. Mereka masih dalam tahap belajar. Apabila ada kesalahan, kami mohon agar tidak segan untuk menegur dan memberikan arahan, sehingga mereka dapat memperbaiki diri dan memperoleh pengalaman yang bermanfaat,” tutur Dosen Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir IIQ Jakarta ini.



‎Apresiasi besar datang dari jajaran birokrasi setempat. Sekretaris Kecamatan Jonggol, Bapak Gogo Badarudin, S.IP., S.Sos., M.Si., dalam pidato arahannya menyoroti tema KKL tahun ini yang dinilai sangat relevan dengan tantangan zaman, khususnya mengenai peran perempuan dan kelestarian alam. Menurutnya, tema KKL tahun ini memiliki makna yang sangat penting karena perempuan bukan sekadar menjadi fokus pembahasan, tetapi sudah menjadi subjek utama dalam ekoteologi Al-Qur’an.

‎Dalam pandangannya, terdapat tiga poin utama mengenai peran strategis perempuan yang harus dioptimalkan. Pertama, terkait pemanfaatan dan pemeliharaan lingkungan, perempuan harus mampu berperan aktif dalam memanfaatkan, mengelola, dan memelihara lingkungan di sekitarnya sebagai wujud nyata kepedulian terhadap alam. Kedua, dalam hal edukasi nilai etika, perempuan memegang peran sentral dalam memberikan edukasi serta menanamkan nilai-nilai etika moral, baik di dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat luas. Ketiga, mengenai dampak positif yang luas, perempuan yang hebat akan membawa dampak yang hebat pula bagi lingkungannya. Ketika perempuan memiliki kepedulian, pengetahuan, dan akhlak yang baik, maka lingkungan di sekitarnya otomatis akan menjadi lebih baik.

‎Menuju penghujung acara, antusiasme peserta dan instansi terkait diabadikan lewat sesi dokumentasi bersama. Foto bersama dilakukan secara bertahap, dimulai dari jajaran petinggi Kecamatan Jonggol, dilanjutkan kolaborasi foto antara pihak birokrasi, dosen, dan seluruh mahasiswi. Sesi ini ditutup dengan foto per kelompok bersama DPL masing-masing dengan didampingi oleh jajaran perangkat Kecamatan Jonggol, serta Kepala Desa atau yang mewakili.

‎Seluruh rangkaian acara pembukaan resmi KKL IIQ Jakarta 2026 ini ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin secara khusyuk oleh Ustadz Syamsuddin Syafi’i, selaku Ketua MUI Desa Jonggol. Lewat momentum pembukaan ini, 112 mahasiswi IIQ Jakarta siap bergerak membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan menebar manfaat ekologis di tengah masyarakat Kecamatan Jonggol.

Kontributor

  • Redaksi

    Sanad Media adalah sebuah media Islam yang berusaha menghubungkan antara literasi masa lalu, masa kini dan masa depan. Mengampanyekan gerakan pencerahan melalui slogan "membaca sebelum bicara". Kami hadir di website, youtube dan platform media sosial.