Anak merupakan kado terindah ketika dua orang manusia telah melangsungkan kegiatan suci yang bernama pernikahan. Sudah hal pasti bahwa setiap orang tua pasti mempunyai keinginan mempunyai sang buah hati.

Jika kita berbicara mengenai seorang anak, tidak akan lepas dari yang namanya pendidikan. Pendidikan yaitu usaha yang dilakukan orang tua dalam rangka membimbing dan mengarahkan perkembangan anak menuju sifat dewasa. Yang dimaksud dewasa disini ialah seorang anak dapat bertanggung jawab terhadap dirinya serta terhadap segala resiko yang telah ia putuskan menjadi pilihannya.

Pendidikan berlangsung sepanjang hayat yang dimulai sejak lahir sampai kita meninggal dunia. Dalam proses perkembangan seorang anak, ia memerlukan pendidikan. Melalui proses inilah seorang anak dapat berkembang karena lingkungan menjadi salah satu instrumen pendidikan dalam perkembangan seorang anak. Lingkungan pendidikan ini dapat ditemukan di keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Orang tua merupakan aktor yang penting dan pertama sebagai pendidik bagi seorang anak. Sebab, orang tualah yang pertama kali melakukan interaksi yang mengandung unsur pendidikan kepada seorang anak. Maka tidak heran orang tua dapat dikatakan pendidik utama dan pertama bagi perkembangan seorang anak.

Maka dari itu sudah sewajarnya setiap orang tua dapat mempelajari ilmu parenting. Parenting sendiri ialah pekerjaan dan keterampilan orang tua dalam mengasuk anak. Banyak program parenting pada sat ini yang bisa diikuti oleh orang tua. Tujuan dari program parenting itu sendiri agar dapat meningkatkan kualitas pola asuh orang tua untuk membangun karakter positif pada anak.

Parenting sebagai ilmu tidak diajarkan di lembaga formal misalnya sekolah. Tetapi, disampaikan atau diberikan secara nonformal misalnya dalam acara seminar, workhshop, pelatihan ataupun acara-acara yang bertemakan parenting yang memberikan informasi kepada orang tua bagaimana cara mendidik, merawat, mengasuh, membimbing dan melindungi seorang anak.

Parenting Perspektif Islam

Islam merupakan agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, baik yang berkaitan dengan urusan duniawi maupun urusan akhirat. Misalnya dalam urusan akhirat seperti shalat, puasa, zakat, haji, dan lain-lain. Sedangkan urusan duniawi Islam mengatur kehidupan manusia dalam hubungan horizontal yaitu kepada sesama manusia lainnya. Salah satunya yang lagi kita bahas yaitu Parenting.

Parenting dalam Islam atau dikenal dengan istilah Islamic Parenting adalah mempersiapkan generasi mendatang yang memiliki akhlak yang berdasarkan pada ajaran-ajaran Islam yang bersumber pada Al-Qur’an dan Hadist yang bertujuan membentuk generasi yang shalih dan shalihah.

Konsep Parenting dalam Islam mengajarkan bahwa cara mengasuh yang dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya harus mencakup bagaimana orang tua mampu membentuk akhlak yang baik anak tersebut. Hal ini dapat dilihat dalam ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan membentuk akhlak yang baik.

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya memperseutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13)

Menurut Syaikh Jamal Abdurrahman Pendekatan Parenting dalam Islam yang dapat diterapkan pada pendidikan anak usia dini, di antaranya sebagai berikut:

1.   Menasehati dan mengajari saat bepergian bersama

Hal ini bisa di praktekkan ketika misalnya sedang jalan-jalan di kebun binatang, kita sebagai orang tua memberikan informasi mengenai nama binatang tersebut. Sehingga, anak kita dapat mengetahui nama binatang itu.

2.   Menarik perhatian anak dengan panggilan yang halus

Hal ini bisa dipraktekkan dengan panggilan pujian terhadap anak seperti sini dek, sini sayang, sini nak, dan lain sebagainya.

3.   Bahaya melarang anak-anak menjauhi mainan

Hal ini menurut saya sering sekali orang tua melakukan perilaku tersebut. Maka sudah sepatutnya menjadi perhatian untuk kita semua terkhususnya orang tua anak. Karena, tidak ditakutkan akan berdampak negatif terhadap anak ketika kita melakukan larangan-larangan yang sekiranya itu tidak perlu dilarang.[1]

Dengan demikian, sudah seharusnya bagi kita semua untuk mempelajari ilmu parenting terkhususnya bagi orang tua yang sudah mempunyai seorang anak. Supaya anak tersebut diharapkan mendapatkan proses perkembangan yang baik sesuai dengan apa yang diinginkan orang tua, dirinya sendiri serta apa yang dicita-citakan oleh Islam.



[1] Ahmad Yani, dkk. “Implementasi Islamic Parenting Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini Di RA AT-TAQWA Kota Cirebon”, AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, Vol. 3 No. 1, Maret 2017. Hal 160-161.