Artikel

Silsilah sanad fikih Syafi'i Syekh Abdul Aziz al-Syahawi mahaguru ulama mazhab Syafi'i al-Azhar Mesir

05 Jul 2022 08:22 WIB
1601
.
Silsilah sanad fikih Syafi'i Syekh Abdul Aziz al-Syahawi mahaguru ulama mazhab Syafi'i al-Azhar Mesir Syekh Abdul Aziz al-Syahawi Syekh as-sadah asy-syafi'iyah bi al-Azhar wa al-diyar al-Mishriyah.

Syekh Abdul Aziz al-Syahawi merupakan syekh as-sadah asy-syafi'iyah bi al-Azhar wa al-diyar al-Mishriyah atau mahaguru ulama mazhab Syafi'i al-Azhar dan Mesir. Salah satu murid beliau yang bernama Muhammad as-Sayid as-Sa'dani al-Azhari menulis biografi beliau dalam kitab berjudul Bughyah ats-Tsawi fi Tarjamah Syekh Abdul Aziz al-Syahawi.

Buku itu memuat banyak sekali informasi seputar kehidupan Syekh Abdul Aziz al-Syahawi terutama terkait silsilah sanad keilmuan mahaguru ulama mazhab Syafi'i al-Azhar itu.

Berikut silsilah Syekh Abdul Aziz al-Syahawi dalam mempelajari fikih Syafi'i sebagaimana ditulis oleh Muhammad as-Sayid as-Sa'dani:

Guru kami mengambil (belajar) fikih Syafi'i dari Syekh Abdul Hamid al-Syahawi, dia dari ayahnya Syekh Abdul Majid al-Syahawi, dia dari SYekh Umar bin Ja'far asy-Syabrawi, dia dari Syekhul Islam Burhanuddin Ibrahim al-Bajuri, dia dari Syekhul Islam Abdullah asy-Syarqawi.

Kemudian Syekhul Islam Abdullah asy-Syarqawi belajar dari beberapa syekh antara lain Al-Allamah Muhammad bin Salim al-Hafni, dari Imam Ahmad al-Malawi, dari Imam Abdullah bin Salim al-Bashri, dari Al-Mulla Ibrahim bin Hasan al-Kurani, dari Imam ash-Shafi al-Qusyasyi, dari Imam Ahmad bin Ali bin Abdul Quddus asy-Syanawi, dari ayahnya Imam Ali asy-Syanawi, dari Imam al-Faqih al-Wali Sayyidi Abdul Wahhab asy-Sya'rani, dari Imam Syamsudddin Muhammad ad-Dawakhili, dari Imam Ibnu Qasim al-Gazi pengarang kitab Fathul Qarib al-Mujib.

Selajutnya, Imam Abdullah bin Salim al-Bishri juga belajar dari Imam asy-Syams al-Babili, dari Imam an-Najm al-Ghazi, dari Imam Badruddin al-Gazi, dari ayahnya Abu al-Fadhl Radhiyuddin al-Ghazi, dari al-Burhan Ibrahim al-Biqai, dari Imam at-Taqi asl-Hasni pengarang kitab Kifayatul Akhyar.

Dan Syekh al-Hafni juga belajar dari Al-Allamah Ahmad al-Khalifi al-Bashir biqalbihi, dan dia belajar dari Syekh Al-Allamah Ahmad al-Bisybisyi, al-Allamah Muhammad al-Anani dan al-Allamah Manshur ath-Thukhi.

Dan Al-Allamah Ahmad al-Bisybishi belajar dari Al-Allamah Sulthan al-Mazakhi, dari Al-Allamah Ali bin Isa al-Halabi pengarang kitab as-Sirah, dari Al-Allamah Syamsuddin Muhammad bin Ahmad ar-Ramli ash-Shaghir, dari ayahnya Syihabuddin Ahmad bin Hamzah ar-Ramli, dari Syeikhul Islam Zakariya al-Anshari.

Di antara mereka ada al-Allamah al-Muhaqqiq Athiyah al-Ajhuri, dia dari al-Allamah Muhammad al-Asymawi, dia dari Abdu Rabbih ad-Diyawi, dia dari Syihabuddin Ahmad al-Bisybisyi dan al-Allamah Syamsuddin asy-Syaranbali. Keduanya dari al-Allamah Sulthan al-Mazahi, dia dari al-Allamah Nuruddin Ali az-Ziyadi, dia dari Syamsuddin Muhammad ar-Ramli, al-Khathib asy-Syirbini dan Ibnu Hajar al-Haitami, dan dia dari ayahnya al-Allamah Syihabuddin Ahmad ar-Ramli dan dia dari Syekhul Islam Zakariya al-Anshari.

Sampai sini silsilah sanad fikih Syafi'i Syekh Abdul Aziz al-Syahawi bersambung hingga Syekhul Islam Zakariya al-Anshari.

Kemudian Syekhul Islam Zakariya al-Anshari dari al-Allamah al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani, Al-Allamah al-Muhaqqiq Jalaluddin al-Mahalli, Al-Allamah Jalaluddin al-Balqini. Mereka bertiga dari Al-Allamah al-Hafizh ABu Zur'ah Waliyuddin al-Iraqi, dari al-Hafizh Abu al-Fadhl Abdur Rahim bin al-Husain al-Iraqi, dari Syekhul Islam Alauddin Ibnu al-Atthar, dan dia dari Muharrir al-Mazhab al-Imam Yahya bin Syaraf an-Nawawi, dia dari banyak imam besar seperti al-Kamal Salam al-Arbili, dia dari al-Allamah Muhammad bin Muhammad pengarang asy-Syamil ash-Shaghir, dia dari al-Allamah Abdul Ghaffar al-Qazwini, dari pamahnnya Abu al-Qasim Abdul Karim ar-Rafi'i, dari Syekh Abu al-Fadhl Muhammad bin Yahya, dari Hujjatul Islam al-Ghazali, dari Imam al-Haramin al-Juwaini, dari ayahnya Abu Muhammad al-Juwaini, dari Abu Bakar al-Qaffal al-Marwazi ash-Shaghir imam jalur Khurasaniyin, dari Abu Zaid al-Marwazi, dari Abu Ishaq Al-Marwazi, dari Abu al-Abbas Ahmad bin Umar bin Suraij, dari Abu al-Qasim Utsman bin Said bin Basyar al-Ahwal al-Anmathi, dari Abu Ibrahim Ismail Al-Muzani, dari Imam Al-A'zham Nashirus Sunnah Abu Abdullah Muhammad bin Idris asy-Syafi'i.

Imam an-Nawawi juga mengambil jalur Iraqiyin dari Abu Hafsh al-Arbili, dia dari Abu Amr Ibnu ash-Shalah, dia dari ayahnya Abu Said bin Abu Asrun, dari al-Qadhi al-Fariqi, dari asy-Syirazi, dari al-Qadhi Abu ath-Thayib ath-Thabari, dari Abu al-Hasan al-Mamrazi, dari Al-Marwazi, dari Ibnu Suraij, dari al-Anmathi, dari al-Muzani dari Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi'i.

Dan Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi'i belajar dari banyak ulama antara lain Imam Muslim bin Khalid az-Zanji Mufti Makkah, dia dari Imam Abdul Malik bin Juraij, dia dari Atha bin Abi Rabah, dia dari Abdullah bin Abbas, dia dari Sayyidina Muhammad saw.

Beliau juga belajar dari Imam Malik bin Anas al-Ashbahi, dari Nafi, dari Ibnu Umar dari Sayyidina Rasulullah saw.

Sanad ini tidak sekadar sanad periwayatan saja tetapi juga sanad pemahaman dan dirayah. 

Sumber: Bughyah ats-Tsawi fi Tarjamah Syekh Abdul Aziz al-Syahawi.

Redaksi
Redaksi / 402 Artikel

Sanad Media adalah sebuah media Islam yang berusaha menghubungkan antara literasi masa lalu, masa kini dan masa depan. Mengampanyekan gerakan pencerahan melalui slogan "membaca sebelum bicara". Kami hadir di website, youtube dan platform media sosial. 

Alfan syaputra
07 July 2022
Syukron atas informasi serta ilmu yg di berikan, semoga bermanfaat di dunia akhirat.
Khanip
24 July 2022
Al hamdulillah....

Baca Juga

Pilihan Editor

Saksikan Video Menarik Berikut: