Penulis pernah nyantri di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Al-Hikmah Purwoasri, Walisongo Sragen, Al-Ishlah Bandar Kidul, Al-Azhar Kairo, dan PTIQ Jakarta. Saat ini mengabdi di Pesantren Tahfizh Al-Quran Daarul ‘Uluum Lido, Bogor.
Beberapa waktu lalu, tepat ketika saya mengunyah kurma
selagi azan Maghrib baru berkumandang, ponsel saya menerima sebuah gambar
berikut keterangannya tentang
Anda meyakini sepenuhnya bahwa
agama Anda, Islam, peduli dan turut membantu menjaga kelestarian lingkungan.
Bagaimana Anda menjelaskan hal ini? Apakah Al-Quran
Mumtaz Mahal dan Mahalnya Taj
Mahal”Cinta
itu seperti Taj Mahal, semua orang mengagumi keindahannya, namun tiada yang
memahami betapa ia sukar dibangun.”
Kita selalu membanggakan prinsip rahmatan lil ‘alamin, menyodorkan kasih sayang bagi seluruh alam. Kita menjadikannya jargon, motto di pamflet-pamflet, juga
Setiba di Alexandria, Ibnu Jubair dibuat geram oleh petugas setempat yang bersikeras memungut zakat dari rombongan, terlepas dari apakah mereka wajib membayar