Scroll untuk baca artikel
Ramadhan kilatan
Pendaftaran Kampus Sanad
Ibadah

5 Manfaat Sholawat, Melancarkan Rezeki hingga Mendapat Syafaat

Avatar photo
1153
×

5 Manfaat Sholawat, Melancarkan Rezeki hingga Mendapat Syafaat

Share this article

Salah satu bentuk cinta umat Islam kepada junjungan Nabi Muhammad adalah dengan mengucapkan sholawat kepadanya. Manfaat yang terkandung dalam kalimat sholawat amat banyak.

Manfaat dan keutamaan sholawat itu dapat diketahui melalui sabda beliau. Maka tak diragukan lagi keutamaan sholawat ini. Di antara manfaatnya adalah dapat melancarkan rezeki. Berikut adalah keutamaan dan manfaat sholawat kepada Nabi Muhammad. 

1. Penarik perhatian serta cinta-kasih: Allah, malaikat dan Rasulullah saw.

Cinta-kasih Allah swt dan para malaikat-Nya, bisa didapatkan seorang hamba melalui sholawat. 

Rasulullah saw. bersabda:

من صلى علي صلاة صلى الله عليه وملائكته عشرا فليكثر عبد أو ليقلل

“Barangsiapa yang telah bersholawat kepadaku (walaupun) satu kali, sungguh Allah swt. dan para malaikat-Nya akan bersholawat kepadanya sebanyak 10 kali lipat. Maka bagi hamba (pilihan) tuk memperbanyak sholawat atau menyedikitkannya.” (HR. Ibn Abi A’shim dan Thabraniy, dari: Sy. Abdullah bin Umar)

2. Pelebur Dosa-Dosa dan Penghias Amalan Baik seorang Hamba.

Memperkuat fakta tersebut, riwayat dari Sy. Abu Bakar As-Shiddiq, ia berkata:

الصلاة على النبي أمحق للخطايا من الماء للنار٫ والسلام على النبي أفضل من عتق الرقاب.

“Sungguh bersholawat kepada Rasulullah saw. lebih besar peleburan dosanya, dibanding air yang memadamkan bara api. Serta menguluk salam kepada Nabi (lebih besar pahalanya) dibanding (pahala dari) memerdekakan budak.” (diriwayatkan oleh Al-Imam An-Namiry, secara: Mawquf).

3. Penjamin atas syafaat (pertolongan) Rasulullah saw. kelak di hari kiamat.

Rasulullah saw. bersabda:

من صلى علي كنت شفيعه يوم القيامة.

“Barangsiapa yang bersholawat kepadaku, sunguhlah Aku (Rasulullah saw.) yang akan jadi penolongnya kelak di hari kiamat.” (HR. Ibn Syahin dalam kitabnya: At-Targhib, dari: Sy. Abu bakar As-Shiddiq).

4. Peredam Murka Allah swt. kepada seorang hamba.

Dari Sy. Ali bin Abi Thalib, ia berkata, “Sungguh aku telah mendengar Rasulullah saw. bersabda:

 قال جبريل: يا محمد إن الله عز و جل يقول: من صلى عليك عشر مرات استوجب الأمان من سخطي

‘Sungguh malaikat jibril telah menyampaikan padaku, bahwa Allah swt. berfirman, ‘Barangsiapa yang telah bersholawat padamu (Rasulullah saw.) 10 kali, sungguh ia akan terhindar dari kemurkaanKu.’ (Diriwayatkan oleh Imam Baqiy bin Mukhollad).

5. Pelancar segala Rezeki dan Pengkabul akan setiap hajat (kebutuhan) seorang hamba.

Rasulullah saw. bersabda,

من صلى علي صلاة واحدة قضيت له مائة حاجات

“Barangsiapa yang bersholawat kepadaku (walaupun) hanya sekali, sungguh akan ditunaikan 100 hajatnya.” (HR. Taymy dalam kitab: Targhibnya, dari: Sy. Khalid bin Thohman).

Suatu ketika, datang seseorang mendatangi Rasulullah saw. tuk meminta nasihat serta arahan darinya, seraya bertanya akan amalan yang bisa mendekatkan dirinya kepada Allah swt.

Termasuk salah satu nasihat Rasulullah saw. padanya, ialah:

كثرة الذكر والصلاة علي تنفي الفقر

“Memperbanyak dzikir (ingat kepada Allah swt.) dan Bersholawat kepadaku, ialah penolak kefakiran.” (HR. Abu Nu’aim, dari: Sy. Samurah As-Suwai).

Kisah Kakak-adik Berbagi Waris dan 3 Helai Rambut Rasulullah

Dikisahkan bahwa di kota Samarqand  (salah satu kota di negara Uzbekistan) terdapat seorang pedagang yang kaya raya. Hingga ia wafat dan meninggalkan harta yang melimpah ruah untuk kedua anak laki-lakinya.

Akhirnya, kedua bersaudara pun membagi rata harta warisannya menjadi 2 bagian. Termasuk dari peninggalan ayahnya adalah: 3 helai rambut dari Rasulullah saw.

Terjadilah sedikit gesekan antar 2 bersaudara perihal rambut tersebut, dan perbincangan:

Kakak, “Bagaimana jika kita bagi: 1 untukku, dan 1 untukmu. Adapun sisa serambut kita potong menjadi setengah?”

Adik, “Atas keagungan serta kemuliaan sehelai rambut Rasulullah saw, sungguhlah hal tersebut tak layak!!”

Mendengar jawaban dari adiknya, sang kakak pun menawarkan dia untuk memberi seluruh harta (bagiannya) dari warisan, demi menebus 3 helai rambut dari Rasulullah saw.

Akhirnya sang adik menyetujui tawaran tersebut. Seraya menjaga, melihat serta bersholawat kepada Rasulullah saw. setiap kali melihat 3 helai rambut tersebut.

Sang kakak pun, pergi dengan seluruh harta yang melimpah ruah (peninggalan ayahnya), meninggalkan adik yang hanya punya 3 helai rambut Rasulullah saw.

Allah swt. punya kehendak lain, sampai suatu waktu, harta dari kakak itu habis dan mati dalam keadaan miskin, berbeda dengan keadaan adiknya yang Allah swt. alirkan rizki padanya dan meninggalkan dunia dengan keadaan mulia.

Setelah kematian dari sang adik (pemilik 3 helai rambut), salah seorang wali bermimpi Rasulullah saw. dan berkata, “Sampaikan kepada semua orang! Siapapun yang ingin Allah swt. kabulkan hajatnya, hendaknya untuk bertawasul dengan menziarahi kubur orang ini (pemilik 3 helai rambut Rasulullah saw).” (Dinukil dari kitab Rownaq Al-Majalis, karya Al-Imam Umar bin Husain As-Samarqondi).

Bersholawat kepada Rasulullah saw. ialah satu bukti akan kecintaan seseorang kepadanya, Bagaimana tidak? Hanyalah dengan bersholawat kepadanya, seorang hamba berusaha mendekat dan memperkenalkan dirinya kepada Rasulullah saw.

Jika Rasulullah saw. telah mengenali serang hamba, atau dekat dengannya- maka termasuk kewajiban dari sahabat atau teman karib tuk selalu siap membantu sahabatnya di setiap waktu, di segala tempat dan di semua kondisi.

Carilah perhatian Rasulullah saw. melalui sholawat! Dekati beliau melalui sholawat! Ungkapkanlah kecintaan kepada beliau melalui sholawat!

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد

Dikutip dari kitab Al-Qoul Al-Badi’ fi As-Sholah A’la An-Nabiy As-Syafi karya: Al-Imam Al-Hafid Muhammad bin Abdurrohman As-Sakhowi.

Kontributor

  • Muhammad Fahmi Salim

    Alumni S1 Univ. Imam Syafii, kota Mukalla, Hadramaut, Yaman. Sekarang aktif mengajar di Pesantren Nurul Ulum dan Pesantren Al-Quran As-Sa'idiyah di Malang, Jawa Timur. Penulis bisa dihubungi melalui IG: @muhammadfahmi_salim