Scroll untuk baca artikel
Ramadhan kilatan
Pendaftaran Kampus Sanad
Ibadah

Niat Puasa Ramadhan, Dilengkapi Cara dan Waktunya

Avatar photo
727
×

Niat Puasa Ramadhan, Dilengkapi Cara dan Waktunya

Share this article
Berniat puasa pada malam hari disyaratkan bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan.
Berniat puasa pada malam hari disyaratkan bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan.

Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim apabila sudah memenuhi syarat. Ibadah puasa tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan ketakwaan.

Kewajiban puasa Ramadhan sebagaimana dinyatakan dalam firman Allah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Salah satu syarat sahnya puasa adalah niat yang dilakukan dengan benar. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk berniat puasa Ramadhan? Bagaimana lafaz niat yang dianjurkan? Simak panduan lengkapnya di bawah ini.

Waktu Niat Puasa Ramadhan

Niat untuk puasa wajib seperti Ramadhan harus dilakukan sebelum fajar. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah:

من لم يبيت الصيام قبل طلوع الفجر فلا صيام له

“Barang siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.” (HR. An-Nasai, Abu Daud dan Tirmidzi)

Umat Islam diwajibkan berniat puasa Ramadhan pada malam hari sebelum masuk waktu fajar. Agar tidak lupa, niat puasa dilakukan bersama-sama setelah salat Tarawih.

Lafal Niat Puasa Ramadhan

Lafal niat puasa Ramadhan yang harus dibaca setiap malam sebelum berpuasa berbunyi:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ الشَّهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi Ramadhana hadzihis sanata lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”

Menurut Mazhab Syafi’i, niat puasa harus dilakukan setiap malam Ramadhan. Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam kitab Hasyiyatul Iqna’ menerangkan:

“Niat pada malam hari disyaratkan bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Keharusan ini merujuk pada hadis Nabi, ‘Siapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.’ Oleh sebab itu, diharuskan niat puasa pada setiap malam bulan Ramadan.”

Berbeda dengan Mazhab Maliki yang membolehkan niat puasa untuk sebulan penuh satu kali saja pada malam pertama Ramadhan. Pendapat ini memberikan kemudahan bagi mereka yang khawatir lupa berniat puasa setiap malam.

Tata Cara Melaksanakan Puasa Ramadhan

Agar ibadah puasa berjalan sesuai tuntunan syariat, berikut adalah tata cara yang harus diperhatikan setiap Muslim:

1. Niat Sebelum Fajar

Niat puasa harus dilakukan dalam hati atau sambil diucapkan sebelum waktu subuh tiba.

2. Menahan Diri dari Perkara yang Membatalkan Puasa

Umat Islam wajib menahan dirinya mulai sejak terbit fajar hingga matahari tenggelam (magrib) dari makan, minum, hubungan suami-istri, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa.

3. Memperbanyak Ibadah

Hakikat puasa pada bulan Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga kesempatan dan waktu untuk memperbanyak ibadah dan meningkatkan kualitasnya. Kita bisa memperbanyak membaca Al-Qur’an, melakukan shalat sunnah, terutama bersedekah.

4. Berbuka Puasa saat Magrib Tiba

Segerakan berbuka puasa dengan makanan yang halal bila waktu magrib telah tiba. Salah satu kesunnahan puasa adalah menyegerakan berbuka. Jangan lupa untuk membaca doa berbuka puasa karena momen berbuka adalah waktu-waktu yang diberkahi.

Beberapa Pertanyaan Seputar Niat Puasa

1. Apakah wajib mengulangi niat setelah bangun tidur jika telah berniat sebelumnya? Jawabannya tidak.

2. Apakah makan, minum, bersetubuh dan tidur setelah berniat puasa akan membatalkan puasa? Jawabannya tidak.

3. Apakah niat wajib dilakukan setelah pertengahan malam hari? Jawabannya tidak. Jadi, kapan pun melakukan niat di malam hari maka sah puasanya dengan ketentuan yang telah ditulis di atas.

Jika ibadah puasa dijalankan sesuai tata cara yang dianjurkan, kita akan meraih keberkahan dan pahala yang berlipat ganda di bulan suci ini. Sebab setiap amal ibadah yang dilakukan pada bulan Ramadhan akan mendapatkan pahala berlipat ganda.

Kontributor